ANALISIS SHORT MOVIE – MISSING SPOT CLIP

IDE CERITA: Suatu pengetahuan yang belum banyak orang tahu bisa di jadikan film yang berisi tentang informasi dan membuat film tersebut memiliki siss edukasi tersendiri,contoh nya pada film ini, yang mengangkat tema seorang yang memiliki penyakit narcolepsy.

PLOT & SINOPSIS  : ARYO adalah penderita Narcolepsy. Banyak kejadian penting dalam hidupnya yang terlewatkan karena ia selalu jatuh tertidur saat dia terlalu senang, terlalu sedih, atau terlalu marah.

Ia berusaha keras mengatasi penyakitnya karena ia tidak mau melewartkan sebuah hal penting.

Suatu hari ia melewati toko yang menjual kamera video, ia pun membeli kamera video untuk merekam kejadian yang terlewatkan ketika ia tertidur. Ia selalu menggantungkan kamera itu di dadanya, termasuk saat ia ingin memberikan bunga untuk DINDA, gadis yang ditaksirnya di kampus.

Sesaat setelah ia memberikan bunga untuk Dinda, ia pun tertidur. Orang-orang berkerumun disekitarnya,dan setelah ia bangun, ia memutar ulang rekaman video. Ia pun melihat rekaman yang tidak ingin ia lihat.

ARTISTIK : film ini sangat continity dan rasional , jadi mudah untuk di terima.

Jenis Pengambilan gambar  dalam film ini

  • The deskriptif Sintagma (urutan menggambarkan satu saat).
  • The bracketing syntagm (montage of brief shots)
  • The Sintagma (dua sekuens bergantian)
  • The paralel Sintagma (montase dari motif)

Pengambilan gambar konvensional (size shoot ):

  • · Long shot à diambil penuh, diberi sedikit space kosong
  • · Medium full shot à ¾ objek : lutut ke atas
  • · Full shot à seluruh badan.
  • · Extreme close up à Spesifik; mata, mulut

AUDIO :

  • Voice over : dari narator, tidak menggerakkan bibir
  • Filter slight : adegan percakapan telpon
  • Narration : Off screen narrator à  (tidak terlihat)
  • Non diegetic sound : tidak berasal dari sumber saat adengan berlangsung

ANALISIS EDITING :

  • Dip to black – biasanya di gunakan untuk transisi saat pergantian waktu dalam minimal hitungan hari
  • Pemakaian latar layar  dengan format widescreen membuat film ini terlihat seperti film – film layar lebar
  • Seharusnya di lakukan color correction biar nuansa gambar lebih art, credit title dengan backsound yang pas di awal dan akhir, keseluruhan editing simple namun tidak kehilangan nuansa rock nroll nya,,yeaaahhh!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s